koleksi museum

home / Koleksi /
  • portfolio
  • portfolio

Sisamping

Sisamping merupakan salah kelengkapan pakaian laki-laki di Minangkabau baik yang dipakai penghulu maupun pengantin laki-laki ada yang terbuat dari kain songket balapak atau motif tabur. Dipasangkan dipinggang dalamnya hingga batas lutut. Letak sisamping diatas lutut lambangkan bahwa semua tindakan dan pekerjaan harus ada ukurannya, yang patut sedikit jangan diperbanyak, yang patut tinggi jangan direndahkan. Bentuk empat persegi panjang terbuat dari kain tenun songket Pandai Sikek teknik ATBM warna merah, hiasan songketan benang emas. Bidang kain bermotifkan belah ketupat, pucuk rabung dan bunga sikakau. Pinggir kain bermotifkan batang pinang, saluak laka, bijo antimun. Sisamping ini dililitkan dipiggang setelah memakai celana panjang pada waktu upacara adat. Memakai sisamping bagi penghulu atau pengantin laki-laki mengandung makna bahwa batas segala tingkah laku ada batasannya/ ukurannya.

Nama Umum : Sisamping
Nama Daerah : Sisamping
No. Registrasi : 0012
No. Inventaris Baru : 03.12
No. Inventaris Lama : 953
Jenis : Etnografika
Subjenis : Pakaian
Kondisi Benda : Baik
Lokasi Benda : Gudang , Lantai 2
Bahan dan Ukuran : Katun dan Benang Makau, Panjang: 134 cm , Lebar : 33,5 cm ,
Didapat :Pandai Sikek, Kec. X Koto Kab. Tanah Datar made in Pandai Sikek, Kec. X Koto Kab. Tanah Datar
Dilihat : 1742 kali
Next-collection

Koleksi Lain