3902
Numismatika/Heraldika » alat
Sistim barter adalah tukar barang dengan barang untuk memenuhi kebutuhan manusia. Setelah terjadi perkembangan zaman, diciptakanlah alat tukar yang dibuat dari logam, kertas, perunggu dll. Salah satu alat tukar yang diterbitkan pada tahun 1959 adalah mata uang kertas 50 rupiah. Terbuat dari kertas warna orange, bentuk empat persegi panjang. Sisi muka : Sebelah kiri kanan terdapat gambar bunga sedang mekar dan  bagian bawah kiri dan kanan atas tertulis angka 50 nomor seri 50TAS14276 dan motif rangkaian bunga. Bagian tengah atas tertulis huruf Bank Indonesia dan tanda tangan Gubernur Bank dan Direktur Bank Indonesia.yang dilingkari matahari. Sisi belakang : Bagian kiri kanan terdapat gambar seekor elang sedang berdiri ditepi danau dan bagian bawah kiri dan atas kanan terdapat angka 50 dan motif kaluak. Bagian tengah terdapat gambar sebuah danau dilatar belakangi perumahan. Dipakai sebagai alat pembayar yang sah pada tahun keluarnya.
3907
Numismatika/Heraldika » alat
Pada dahulu manusia untuk memenuhi kebutuhan selalu melakukan sistim barter yaitu tukar barang dengan barang. Setelah perkembangan zaman diciptakan alat tukar terbuat dari logam, perunggu, kertas dll.Salah satu alat pembayaran yang berlaku di Sumatera pada tahun 1948 adalah mata uang 5 rp. Terbuat dari kertas warna putih bentuk empat persegi panjang. Sisi muka : Bagian tengah tertulis Tanda pembayaran yang sah, lima rupiah, tanda tangan Gubernur Sumatera, Bukittinggi, tahun 1-1-1948. Dan motif pohon kelapa, batang pisang dan garis-garis. Keempat sudut tertulis angka 5 dengan kiri tertulis Republik Indonesia dan kanan tertulis Propinsi Sumatera. Sisi belakang ; Bagian tengah tertulis Undang-undang mata uang dengan samping kiri dan tertulis angka 5. Keempat sudutnya terdapat angka 5 dengan latar belakang motif kaluak dan garis. Digunakan sebagai alat pembayaran yang sah pada tahun 1948 di Sumatera.
3916
Numismatika/Heraldika » alat
Sistim barter merupakan salah satu alat untuk mencukupi kebutuhan manusia pada masa lalu karena pada waktu itu dilakukan tukar barang dengan barang. Setelah perkembangan zaman, manusia menciptakan suatu alat tukar terbuat dari perunggu, logam dan kertas dll.Salah satu alat permbayaran pada tahun 1964 adalah mata uang sepuluh sen. Terbuat dari kertas warna orange bentuk empat persegi panjang. Sisi muka : Samping kiri angka sepuluh, Bank Indonesia sepuluh sen dan tanda tangan Gubernur dan Direktur Bank Indonesia.Samping kanan terdapat gambar seorang sukarelawan, tahun keluarnya dan angka 10. Dipakai sebagai alam pembnayaran yang sah.
3928
Numismatika/Heraldika » alat
Salah satu alat pembayaran yang sah diciptakan manusia pada tahun 1961 adalah mata uang 2,5 rupiah. Terbuat dari kertas warna biru, bentuk empat persegi panjang. Sisi muka : Samping kiri terdapat Ibu dengan keluarga sedang berada di ladang jagung dengan sudut atas angka 2,5 Republik Indonesia dan motif tumpal. Bagian tengah tanda tangan Menteri keuangan angka 1961. Samping kanan atas Tanda pembayaran yang sah, dua setengah rupiah dan kapas sedang berkembang , jagung dengan sudut bawah angka 2,5 dan motif garius membentuk lingkaran. Digunakan sebagai alat pembayaran yang sah pada tahun 1961 di Indonesia.
3951
Numismatika/Heraldika » alat
Mata uang merupkan salah satu alat pembayaran yang sah diterbitkan oleh pemerintah, diantaranya uang 500, Terbuat dari kertas warna hijau daun bentuk empat persegipanjang. Sisi muka : Samping kiri terdapat seekor beruk sedang bertengger diatas dahan dengan sudut atas angka 500. Samping kanan sudut atas gambar Bineka tunggal ika, tahun terbitnya mata uang yaitu 1992, tanda tangan Gubernur, Direktur dan sudut bawah angka 500. Bagian tengah atas Bank Indonesia dan bawah lima ratus rupiah dan perum persetakan uang RI IMP 1992. Sisi belakang : Bagian tengah atas Bank Indonesia dan bawah Lima ratus rupiah, Samping kiri sudut atas angka 500 dengan bawah motif daun, nomnopr seri warna merah GRA 094691. Samping kanan terdapat rumah adat tradisional Kalimantan Timur dengan atas nomor seri warna hitam GRSA 094691 dan sudut bawah angka 500. Digunakan sebagai alat pembayaran yang sah di Indonesia tahun 1992.
3960
Numismatika/Heraldika » alat
Salah satu alat pembayaran yang sah pada zaman revolusi di Sumatera adalah mata uang 5 rupiah. Terbuat dari kertas warna coklat bentuk empat persegipanjang. Sisi muka : Bagian tengah angka 50 dikelilingi motif rangkaian bunga, lima puluh rupiah, Propinsi Sumatera. Samping kirisudut atas angka 50 dengan motif kaluak, gambar candi brobudur, tanda pembayaran yang sah, Samping kanan kedua sudut angka 50, gambar candi brobudur, tanda tangan gubernur Sumatera, tempat terbit mata uang yaitu B.tinggi 1 April 1948 dan motif kaluak. Sisi belakang : Bagian tengah gambar gunung Singgalang dan merapi dan undang-undang mata uang. Samping kiri dan kanan terdapat angka 50 dengan motif rangkaian bunga. Digunakan sebagai alat pembayaran yang sah di Sumatera.
3964
Numismatika/Heraldika » alat
Salah satu alat pembayaran yang diterbitkan pemerintahn tahun 1958 adalah mata uang 10 rupiah. Terbuat dari kertas warna coklat bentuk empat persegi panjang. Sisi muka : Bagian tengah atas Bank Indonesia, sepuluh rupiah, tahun 1958, tanda tangan gubernur dan direktur dan garis membentuk lingkaran. Samping kiri sudut atas angka 10, motif kaluak, gambar orang sedang membuat patung. Samping kanan terdapat motif belah ketupat, dengan sudut bawah angka 10 dan motif kaluak. Sisi belakang : Bagian tengah atas motif kaluak, gambar rumah adat bali dan undang-undang mata uang. Samping kiri sudut atas angka 10, 2 ekor burung dan nomor seri HBU 038487, Samping kanan gambar barong bali dengan atas nomor seri HBU 038487 dan sudut bawah angka 10. Digunakan sebagai alat pembayaran yang sah tahun 1958.
3967
Numismatika/Heraldika » alat
Salah satu alat pembayaran yang sah yang diterbitkan pemerintahan tahun 1963 adalah mata uang 10 rupiah. Terbuat dari kertas warna coklat bentuk empat persegi panjang. Sisi muka : Bagian tengah Bank Indonesia, sepuluh rupiah tahun 1963 tanda tangan Gubernur dan direktur dan garis membentuk lingkaran. Samping kiri sudut atas angka 10, motif kaluak, orang sedang membuat patung. Samping kanan motif belah ketupat, kaluak dengan sudut bawah angka 10. Sisi belakang : Bagian tengah atas motif kaluak, gambar rumah adat bali dan undang-undang mata uang. Samping kiri sudut atas angka 10, nomor seri XDK 017937 dan bawah 2 ekor burung. Samping kanan gambar barong bali dengan atas nomor seri XDK 017937 dengan sudut bawah angka 10. Digunakan sebagai alat pembayaran yang sah.
3977
Numismatika/Heraldika » alat
Salah satu alat pembayaran yang sah diterbitkan pemerintah Indonesia tahun 1964 adalah mata uang 5 sen. Terbuat dari kertas warna  coklat bentuk empat persegi panjang. Sisi muka : Samping kiri terdapat angka 5 dengan atas Bank Indonesia, lima sen, tanda tangan Gubernur dan direktur. Samping kanan gambar seorang wanita berpakaian dinas dengan bahu tertulis sukarelawan dan sudut atas angka 5 dan tahun 1964. Serta motif garis membentuk gelombang. Sisi belakang : Samping kiri kedua sudut angka 5 yang dilingkari garis membentuk lingkaran. Samping kanan juga angka 5 dikelilingi garis membentuk lingkaran dengan atas nomor seri AEG 034175 dan undang-undang mata uang. Digunakan sebagai alat pembayaran yang sah tahun 1964.
3982
Numismatika/Heraldika » alat
Salah satu alat pembayaran yang sah diterbitkan di Indonesia pada tahun 1964 adalah mata uang 1 rupaih. Terbuat dari kertas warna merah bentuk empat persegi panjang. Sisi muka : Bagian tengah Republik Indonesia satu rupiah, tanda tangan Menteri keuangan, tahun 1964 dan gambar Soekarno. Samping kiri sudut atas angka 1 dan jagung. Samping kanan motif rangkaian bunga. Sisi belakang : Bagian tengah Bineka tunggal ika, Republik Indonesia, nomor seri AMQ o99084. Samping kiri sudut atas angka 1 dan motif rangkaian bunga.Samping kanan sudut atas angka 1, motif garis lingkaran. Digunakan sebagai tempat pembayaran yang sah tahun 1964.