03.2032
Etnografika » alat
Keris ini merupakan salah satu senjata tajam terdiri dari mata,tangkai dan sarung. Mata terbuat dari besi pipih dan runcing ujungnya. Bagian pangkal sebelah kiri bergerigi. Tangkai terbuat dari kayu agak melengkung dan diukir teknik gores motif bunga. Antara mata dan tangkai diberi salut dari lempengan loyang dan dikuatkan dengan getah ambalau. Sarung terbuat dari kayu diberi rongga untuk menyimpan mata keris. Bagian pangkal berbentuk perahu. Dinding luar diberi lempengan perak yang diukir teknik pahat bermotifksan belah ketupat, daun dan rangkaian bunga. Dipakai sebagai senjata untuik mempertahan diri dari serangan musuh.
03.2040
Etnografika » alat
Sejenis alat senjata tajam terdiri dari mata,tangkai dan sarung. Mata terbuat dari besi pipih tajam bagian bawahnya dan runcing ujungnya. Tangkai terbuat dari kayu agak melengkung dengan bentuk bulat dan diukir teknik gores motif itik pulang patang dan kaluak. Antara tangkai dan mata diberi salut dari kuningan dan dikuatkan dengan getah ambalau. Sarung terbuat dari kayu dengan bagian atas diberi rongga untuk menyimpan mata p[arang. Bagian pangkal arah kebawah juga diberi kayu bentuk setengah lingkaran dan diukir teknik gores motif daun. Dipakai untuk memotong kayu dijadikan kayu api..
2063
Etnografika » Alat Upacara/Keagamaan
Penghulu merupakan orang cerdik pandai dan dituakan dalam kaumnya atau sukunya.Penghulu diangkat melalui upacara adat dengan memakai pakaian kebesaran disertai kelengkapan lainnya seperti keris. Terdiri dari mata,tangkai dan sarung. Mata terbuat dari besi pipih runcing ujungnya.Tangkai terbuat dari kayu bentuk kepala burung. Antara tangkai dan mata diberi salut dan dikuatkan dengan getah ambalau. Sarung terbuat dari kayu diberi rongga untuk menyimpan mata keris. Bagian pangkal bentuk perahu dan dinding diberi lempengan loyang. Digunakan sebagai kelengkapan pakaian penghulu pada upacara adat yang diselipkan dipinggang sebelah kiri.
2067
Etnografika » alat
Pisau merupakan salah satu senjata tajam, terdiri dari mata,tangkai dan sarung. Mata terbuat dari besi pipih, tajam bagian bawahnya. Tangkai terbuat dari kayu bentuk bulat dan dilapisi lempengan loyang yang diukir teknik pahat bermotifkan rangkaian bunga. Antara mata dan tangkai diberi salut dari lempengan kuningan dan dikuatkan getah ambalau. Sarung terbuat dari lempengan loyang yang dibentuk sedemikian rupa dan diberi rongga untuk menyimpan mata pisau. Bagian luar diukir teknik pahat bermotifkan rangkaian bunga. Dipakai sebagai senjata untuk melindungi diri dari serangan musuh.
2069
Etnografika » alat
Sejenis senjata tajam, terdiri dari mata, tangkai dan sarung. Mata terbuat dari besi pipih berlekuk 9 buah dan runcing ujungnya. Bagian pangkal mata bentuk kaluak ujungnya runcing. Tangkai terbuat dari lempengan logam bentuk manusia. Bagian bawah diberi permata 6 buah. Antara tangkai dsan tangkai diberi lempengan loyang dan dikuatkan getah ambalau. Sarung terbuat dari kayu diberi rongga untuk menyimpan mata keris. Bagian badan dilapisi lempengan loyang teknik pahat motif rangkaian bunga serta diberi permata 5 buah. Digunakan untuk mempertahan diri dari serangan musuh.
2073
Etnografika » Alat Upacara/Keagamaan
Penghulu orang cerdik dan dituakan dalam kaumnya atau sukunya. Penghulu diangkat melalui upacara adat dengan memakai pakaian kebesaran dilengkapi asesoris. Terdiri dari mata, hulu dan sarung. Mata terbuat dari besi pipih dan mempunyai lekuk kurawal 4 buah dan runcing ujungnya. Hulu terbuat dari tulang bentuk kepala burung dan diukir teknik pahat motif  rangkaian bunga. Antara mata dan hulu diberi salut dan dikuatkan dengan getah ambalau. Sarung terbuat dari tulang diberi rongga untuk menyimpan mata keris. Bagian luar diuikir teknik pahat motif rangkaian bunga. Dipakai oleh penghulu pada waktu upacara adat yang disel;ipkan dipinggang sebelah kiri.
2078
Etnografika » alat
Pedang merupakan salah satu senjata tajam, terdiri dari mata dan hulu. Mata terbuat dari besi pipih runcing ujungnya. Bagian pangkal terdapat motif kaluak. Hulu terbuat dari kayu bentuk kepala burung. Ujung pangkal mata pedang dimasukan kedalam hulu yang dikuatkan dengan getah ambalau. Dipakai untuk melindungi diri dari serangan musuh jarak dekat .
2080
Etnografika » Alat Upacara/Keagamaan
Keris ini merupakan salah satu kelengkapan pakaian penganten laki-laki di daerah Jawa. Terdiri dari mata, hulu dan sarung. Mata terbuat dari besi pipih dengan mempunyai lekuk 3 buah dan anak 2 buah. Bagian pangkal bergerigi dan kaluak. Hulu terbuat dari kayu bentuk kepala burung. Bagian badan diukir teknik gores motif kaluak. Sarung terbuat dari lempengan loyang dan kayu diberi rongga untuk menyimpan mata keris. Bagian pangkal bentuk perahu. Badan dari loyang diberi ukiran teknik pahat bermotifkan rangkaian bunga. Dipakai oleh penganten laki-laki pada waktu upacara perkawinan yang diselipkan dipinggang sebelah kiri.
2085
Etnografika » alat
Tombak merupakan salah satu senjata , terdiri dari mata dan hulu. Mata terbuat dari besi pipih runcing ujungnya. Bagian pangkal telinga. Hulu terbuat dari kayu bentuk bulat. Antara tangkai dan mata diberi salut terbuat dari kuningan diberi motif itik pilang patang dan tumpal. Dipakai untuk berburu binatang dihutan yang dilemparkan ke arah binatang tersebut supaya terluka.
2086
Etnografika » alat
Pedang salah satu senjata tajam, terdiri dari mata dan hulu. Mata terbuat dari besi pipih runcing ujungnya dan tajam kedua sisinya. Hulu terbuat dari kayu bentuk bulat. Ujung pangkal mata pedang dimasukan kedalam hulu yang dikuatkan dengan getah ambalau. Diguanakn sebagai senjata untuk memotong kayu di daerah Nias.