museum

Burung Langka dari Sumbar Ini Dipilih Jadi Maskot HPN 2017

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Rapat bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan Gubernur Sumatra Barat, Irwan Prayitno, menghasilkan keputusan maskot Hari Pers Nasional (HPN) di Padang pada Februari 2018. Maskot yang ditetapkan itu adalah Burung Kuau Raja (Argusianus Argus).

Ketua PWI Sumbar, Heranof, mengatakan, fauna identitas Sumatera Barat itu ditetapkan menjadi maskot HPN setelah mendapatkan persetujuan dari Ketua PWI Pusat, Margiono.

Ia menjelaskan, ada dua pilihan maskot HPN 2018, yakni burung kuau dan ayam kokok balanggek yang diusulkan budayawan dan wartawan Sumbar, Alwi Karmena. Namun, yang dipilih sebagai maskot HPN pada rapat persiapan HPN di Kantor Gubernur Sumbar pada Kamis (20/7) itu adalah burung kuau karena dinilai mewakili simbol pers.

“Burung kuau memiliki suara yang lantang. Filosofi ini dinilai mewakili pers dan mewakili karakter orang Minang,” ujar Heranof.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumbar, Yeflin Luandri mengutarakan, burung kuau dipilih karena sesuai dengan kearifan lokal masyarakat Sumbar yang tergambar pada pepatah alun takilek alah takalam yang artinya sudah mengetahui apa yang akan terjadi dari membaca sekilas situasi.

“Berdasarkan penelitian, burung kuau bisa mengetahui akan terjadi gempa satu hari sebelum terjadi. Ini sesuai dengan pepatah Minang, alun takilek alah takalam,” tuturnya.

Meskipun sudah ditetapkan sebagai masko HPN, kata Yeflin Luandri, burung kuau belum final secara resmi sehingga perlu penyesuaian pada beberapa bagian, terutama untuk memberikan suasana Minangkabau.

Sementara itu, mengenai logo HPN 2018, desain yang diajukan adalah burung kuau memegang pena (di sebelah kiri) dan logo HPN (di sebelah kanan).

Sumber: https://harianhaluan.com/news/detail/65898/burung-langka-dari-sumbar-ini-dipilih-jadi-maskot-hpn-2017

Berita Lainnya

© Museum Adityawarman 2014- 2018. All rights reserved.